Televisi Fakultas Mati Suri, Mahasiswa Pertanyakan Fungsi
ISLAMIKAONLINE.com, UMS – Televisi yang terpasang di area hall lantai 1 dan 2 Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi sorotan mahasiswa karena dinilai jarang berfungsi dan minim menampilkan informasi kampus. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai fungsi dan pemanfaatan fasilitas tersebut bagi mahasiswa.
Kepala Sarana dan Prasarana (Sarpras) FAI, Agus, menjelaskan bahwa televisi tersebut pada awalnya dipasang untuk menunjang kebutuhan Program Doktor, khususnya kegiatan sidang terbuka dan perkuliahan. Ia menuturkan bahwa televisi biasanya digunakan pada hari Jumat dan Sabtu untuk menunjang agar peserta yang tidak masuk ke ruang sidang tetap dapat mengikuti kegiatan dari luar ruangan. ”Kalau ada acara sidang terbuka, baru di-live-kan lewat televisi itu,” jelasnya, Selasa (19/05/2026).
Sementara itu, Susi Nurvitasari selaku Kepala Tata Usaha menyampaikan bahwa televisi tersebut sebenarnya dirancang sebagai media penyampaian informasi akademik dan kegiatan fakultas. Namun, sementara ini masih difokuskan untuk acara tertentu saja. ”Memang kita gunakan kalau ada acara kuliah umum atau ujian terbuka, karena ada hubungannya dengan humas universitas,” ungkapnya (19/05/2026).
Ia menambahkan, pihak fakultas telah memiliki wacana untuk mengoptimalkan kembali fungsi televisi melalui koordinasi dengan universitas dan tim IT (Information Technology). ”Kita ada rapat koordinasi, nah itu sudah kita sampaikan dan rencanakan untuk itu kedepannya akan segera kita tindaklanjuti,” tuturnya.
Meski demikian, sejumlah mahasiswa mengaku belum merasakan manfaat televisi tersebut sebagai media informasi kampus. Hafiza, mahasiswa FAI, mengungkapkan bahwa sudah lama tidak melihat televisi menampilkan informasi. Ia menuturkan televisi tersebut pernah menayangkan sebuah informasi, namun setelah itu tidak lagi. ”Awal-awal dulu itu pas maba pernah lihat televisi itu nyala,” (19/05/2026).
Tidak hanya itu, sebagian mahasiswa bahkan mengaku tidak mengetahui keberadaan televisi tersebut. Muhammad Fikri, mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam, mengaku tidak mengetahui adanya televisi tersebut. Ia menyampaikan fasilitas fakultas seharusnya dapat digunakan secara maksimal untuk menyampaikan informasi kepada mahasiswa. ”Kalau itu memang fasilitas untuk FAI secara umum, mungkin bisa ditambahkan dengan program yang lain atau informasi-informasi yang lainnya,” katanya saat diwawancarai Selasa (19/05/2026).
Dekan FAI UMS, Mohamad Ali, mengakui belum ada evaluasi khusus terkait televisi yang jarang aktif pada hari-hari reguler. Meski demikian, ia menyambut baik masukan mahasiswa sebagai bahan evaluasi untuk optimalisasi fasilitas fakultas. ”Bagus itu idenya, saya setuju nanti saya sampaikan bagian sarana prasana,” jelasnya.
Reporter: Intan Dzakiah Darojah & Inni Fadilatul
Editor: Redaksi

