HMP HES UMS Gelar Seminar Nasional Bertajuk “Cerdas Finansial dengan Prinsip Syariah”
ISLAMIKAONLINE.com, UMS – Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HMP HES) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Cerdas Finansial dengan Prinsip Syariah: Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah bagi Generasi Muda Menuju Indonesia Berkelanjutan” di Ruang Seminar Pascasarjana Psikologi UMS, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Krisbianto, selaku ekonom Pegadaian, dan Azizah Fatma, selaku dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) UMS, sebagai pemateri. Seminar yang dipandu oleh Fahru Reza selaku moderator tersebut diikuti oleh 147 peserta.
Ketua Panitia Seminar Nasional, Muhammad Muzzaki Rahman, mengatakan tema tersebut dipilih karena masih kurangnya literasi masyarakat mengenai digital finance, khususnya dalam bidang keuangan syariah.
“Tema ini kami ambil karena melihat masih kurangnya literasi mengenai digital finance, terutama dalam bidang keuangan syariah,” ujar Muzzaki.
Sementara itu, Ketua HMP HES UMS, Gandi Teguh Ardiansyah, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membuat masyarakat perlu memiliki pemahaman yang lebih baik dalam membedakan aktivitas keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah dan yang tidak.
“Perkembangan teknologi digital membuat kita semakin sulit membedakan mana aktivitas keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah dan mana yang tidak. Karena itu, tema ini kami angkat untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda,” ujar Gandi.
Menurut Gandi, mahasiswa HES juga memiliki peran untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama berada di lingkungan akademik kepada masyarakat. Ia berharap generasi muda dapat menjadi penghubung antara dunia akademik dan kehidupan sosial.
“Mahasiswa sebagai generasi muda diharapkan dapat menjadi agent of change, sehingga ilmu yang diperoleh di kampus tidak hanya berhenti di ruang akademik, tetapi juga dapat diterapkan dan dibagikan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Dalam pemaparannya, Krisbianto membahas pengelolaan keuangan dan investasi. Ia menjelaskan bahwa setiap investasi memiliki keuntungan sekaligus risiko yang perlu dipahami sebelum seseorang mengambil keputusan.
“Setiap investasi pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, teman-teman harus mulai belajar mengatur dan mengelola keuangan sejak sekarang,” jelas Krisbianto.
Ia juga mengingatkan peserta agar memahami risiko sebelum menentukan instrumen investasi. Menurutnya, mahasiswa perlu mulai belajar membedakan investasi yang tepat dan tidak tepat sejak dini.
Selanjutnya, Azizah Fatma membahas pentingnya pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa kondisi keuangan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan tekanan finansial dan mendorong seseorang mengambil keputusan keuangan secara terburu-buru.
“Ketika kita tidak bisa mengelola keuangan dengan baik, salah satu dampaknya adalah financial stress. Kondisi tersebut juga dapat membuat seseorang mengambil keputusan keuangan yang kurang tepat,” jelas Azizah.
Azizah juga menekankan pentingnya memperhatikan pemasukan dan pengeluaran sebelum mengambil keputusan terkait investasi. Peserta diajak untuk memastikan kondisi cash flow tetap positif dan menghindari pengeluaran untuk hal-hal yang tidak diperlukan.
Salah satu peserta, Ferdi Wurniawan, mahasiswa HES UMS angkatan 2024, mengatakan dirinya mengikuti seminar tersebut untuk memperdalam pemahaman mengenai investasi dan pengelolaan keuangan.
“Saya mengikuti seminar ini karena ingin lebih memahami investasi serta cara mengelola keuangan. Setelah mengikuti seminar, saya jadi sedikit lebih paham mengenai cara mengatur keuangan yang sebelumnya belum saya pahami,” ujar Ferdi.
Melalui seminar tersebut, HMP HES UMS berupaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan dan investasi di tengah perkembangan digital finance.
Reporter: Muhammad Ibnu Agung Pratama
Editor: Redaksi

